Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya Turun Langsung Bersihkan Sungai, 3.550 Personel Dikerahkan

BERITA POLRI INVESTIGASI|JAKARTA — Upaya menjaga kebersihan dan kelancaran aliran sungai diperkuat melalui karya bakti serentak yang melibatkan 3.550 personel dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, perangkat dinas, komunitas, relawan, hingga masyarakat, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut berlangsung di 11 titik yang tersebar di Jakarta, Kepulauan Seribu, Tangerang, Bekasi, Depok, dan Kabupaten Tangerang. Lokasi utama kegiatan dipusatkan di Kali Angke, kawasan Kalijodo, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri, serta Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto turut hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan di Kali Angke.

Karya bakti difokuskan pada pembersihan sampah dan sedimen yang berpotensi menghambat aliran sungai. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan penanaman pohon untuk mendukung penghijauan serta pemberian tali asih kepada masyarakat.

Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi menegaskan, kegiatan bersih-bersih sungai tersebut tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial dalam rangka memperingati hari kemerdekaan. Menurutnya, kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Pada kesempatan pagi hari ini kita melaksanakan kegiatan bersih-bersih di 11 titik, termasuk di Kepulauan Seribu. Kami bersama TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat melaksanakan kegiatan pembersihan ini dan akan kami lakukan secara rutin,” ujar Deddy.

Ia berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan.

Senada dengan Pangdam Jaya, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat, pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Menurut Asep, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting agar gerakan menjaga kebersihan tidak hanya dilakukan pada momentum tertentu, tetapi menjadi kebiasaan bersama.

“Mudah-mudahan kegiatan ini rutin dan terus kita lakukan bersama untuk menciptakan kebersihan lingkungan, dan mudah-mudahan juga dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar dan tentunya masyarakat DKI Jakarta,” kata Asep.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto.

Pembersihan sungai di berbagai wilayah diharapkan dapat mengurangi penumpukan sampah dan sedimen yang berpotensi mengganggu aliran air. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak fenomena El Nino.

Melalui karya bakti tersebut, sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat diperkuat untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan. Gerakan bersih sungai diharapkan dapat dilakukan secara rutin sehingga kebersihan dan fungsi sungai tetap terjaga serta manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *