BERITA POLRI INVESTIGASI|JAKARTA — Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) DKI Jakarta Densus 88 AT Polri menggandeng puluhan mantan narapidana terorisme (eks napiter) dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Kegiatan tersebut diwujudkan melalui upacara pengibaran bendera Merah Putih yang digelar serentak di sejumlah wilayah, yakni DKI Jakarta, Depok, Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Bekasi.
Keterlibatan para eks napiter dalam upacara kemerdekaan menjadi bagian dari program reintegrasi sosial dan pembinaan berkelanjutan. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat rasa nasionalisme, meneguhkan komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta membangun hubungan yang semakin erat antara eks napiter, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
Kepala Satgaswil DKI Jakarta mengatakan, kolaborasi lintas sektor merupakan salah satu kunci dalam menjaga perdamaian dan stabilitas keamanan sekaligus mendukung proses reintegrasi eks napiter di tengah masyarakat.
“Pengibaran bendera Merah Putih bersama para eks napiter bukan sekadar ritual tahunan, melainkan simbol nyata keberhasilan pembinaan, rekonsiliasi, dan penerimaan kembali di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia mengapresiasi dukungan berbagai pemangku kepentingan di wilayah DKI Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi yang terus membangun sinergi dalam proses pembinaan dan reintegrasi sosial.
“Kami mengapresiasi seluruh stakeholder di wilayah DKI Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi yang terus bersinergi membangun pendekatan yang manusiawi dan berkelanjutan,” katanya.
Suasana haru dan kebangsaan terlihat selama pelaksanaan upacara. Para eks napiter mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan berdiri dalam barisan peserta. Bahkan, beberapa di antaranya dipercaya menjadi bagian dari petugas pengibar bendera.
Keterlibatan tersebut menjadi simbol bahwa proses reintegrasi bukan hanya berkaitan dengan penerimaan kembali secara sosial, tetapi juga membuka ruang bagi para eks napiter untuk mengambil bagian dalam kegiatan positif sebagai warga negara.
Salah seorang perwakilan eks napiter menyampaikan rasa syukur dapat kembali mengikuti upacara kemerdekaan dan memberikan penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih.
“Ini adalah momen kembalinya kami ke pangkuan Ibu Pertiwi secara utuh. Dukungan dari Satgaswil DKI Jakarta dan pemerintah daerah membuat kami merasa diterima kembali sebagai warga negara yang siap berkontribusi positif bagi bangsa,” tuturnya.
Satgaswil DKI Jakarta Densus 88 AT Polri bersama para stakeholder berkomitmen melanjutkan pembinaan dan program deradikalisasi berbasis komunitas. Pendekatan tersebut diarahkan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif, memperkuat persatuan, serta mendorong para eks napiter agar dapat berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.
Peringatan HUT RI ke-81 menjadi momentum untuk menegaskan bahwa semangat kemerdekaan juga diwujudkan melalui rekonsiliasi, persatuan, dan kesempatan bagi setiap warga negara untuk bersama-sama menjaga keutuhan NKRI.
