BERITA POLRI INVESTIGASI I | JAKARTA — Upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor Kementerian Koperasi, Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (17/8/2026) pagi, menjadi momentum untuk kembali meneguhkan penghargaan terhadap jasa para pahlawan dan para pendiri bangsa.
Upacara yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB tersebut turut dihadiri *Dr. I Made Pande Cakra, M.Si.* Ia hadir setelah mendapat undangan khusus dari Menteri Koperasi *Dr. Fery Juliantono*.
Menurut I Made Pande Cakra, peringatan kemerdekaan tidak semestinya hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan. Momentum tersebut harus menjadi kesempatan untuk menanamkan penghargaan yang mendalam kepada para pahlawan dan pendiri bangsa yang telah berjuang meletakkan dasar berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Perlu menanamkan penghargaan kepada para pahlawan dan pendiri bangsa atas perjuangan beliau sehingga NKRI berdiri dan kita menjadi bangsa yang bermartabat,” ujar I Made Pande Cakra.
Ia optimistis Indonesia ke depan akan semakin maju dan mampu berkembang menjadi salah satu kekuatan ekonomi yang diperhitungkan. Namun, menurutnya, kemajuan tersebut harus dibarengi dengan kesadaran kebangsaan, tata kelola pemerintahan yang baik, serta keberpihakan terhadap kepentingan rakyat.
Media BERITAPOLRIINVESTIGASI.COM diminta Perkuat Pengawasan terhadap Pemerintahan
Dalam kesempatan tersebut, I Made Pande Cakra juga menyampaikan harapannya kepada media agar semakin memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat.
Ia menilai media memiliki peran penting dalam mengawal jalannya pemerintahan, termasuk mengungkap berbagai praktik yang berpotensi merugikan keuangan negara.
“Media perlu banyak memberi perhatian terhadap isu-isu yang menyangkut kepentingan rakyat dan praktik pemerintahan yang merugikan keuangan negara, termasuk korupsi, terutama mega korupsi,” tegasnya.
Menurut dia, fungsi media tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk mencerdaskan masyarakat. Karena itu, pemberitaan mengenai persoalan publik perlu disajikan secara objektif, faktual, sekaligus memberikan nilai edukatif bagi pembaca.
“Perlu pemberitaan yang edukatif, di samping objektif dan faktual,” katanya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pers memiliki posisi strategis dalam kehidupan demokrasi. Media diharapkan mampu menjadi ruang informasi publik yang kredibel, kritis, dan konstruktif, terutama dalam mengawal penggunaan keuangan negara serta memastikan kepentingan masyarakat tetap menjadi perhatian utama.
Di tengah optimisme terhadap masa depan ekonomi Indonesia, I Made Pande Cakra menekankan pentingnya menjaga semangat perjuangan para pendiri bangsa melalui kerja nyata, integritas, dan komitmen membangun Indonesia yang maju serta bermartabat.
Reporter Edy. S
